jambore
Berita & Kegiatan

JAMBORE KONSERVASI ALAM 2014: CINTA ALAM NEGERIKU

Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang jatuh pada tanggal 10 Agustus 2014, Direktorat Jenderal Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung (Dit. PJLKKHL) bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (Halimun Salak) mengadakan acara Jambore Konservasi Alam Nasional. Acara ini dilaksanakan selama tiga (3) hari pada tanggal 8 hingga 10 Agustus 2014 di kawasan Halimun Salak, tepatnya di Bumi Perkemahan Kawah Ratu. Selain Dit. PJLKKHL dan BTN Halimun Salak, acara ini didukung pula oleh PT. Indonesia Power, PT. Antam, Tbk., UBPE Pongkor, The Nature Conservancy, dan JICA.

            Acara jambore diikuti oleh kurang lebih 210 peserta dari wilayah Bogor, Lebak, Sukabumi, dan Jakarta. Peserta yang antusias mengikuti acara jambore ini terdiri dari kalangan pelajar, guru dan umum. Acara yang dibuka pada hari Jumat, 8 Agustus 2014 tersebut diawali dengan upacara pembukaan, di mana pada kesempatan tersebut Kepala Balai Halimun Salak (Ir. Tri Siswo Rahardjo, M.Si), sebagai tuan rumah, memberikan arahan dan sambutannya kepada para peserta. Tepat pada pukul 14.30 WIB, rangkaian acara Jambore Konservasi Alam Nasional 2014 dibuka oleh Kepala Sub Direktorat Bina Cinta Alam (Ir. Erna Rosdiana, M.Si).

            Selama 3 hari peserta berkumpul bersama untuk mendapatkan materi mengenai konservasi alam. Pada hari kedua, peserta diajak untuk mendapatkan pengalaman berjalan di dalam kawasan hutan menuju Kawah Ratu. Agar para peserta memiliki ikatan dan sebagai bukti dari keikutsertaan, di jalur sepanjang kurang lebih 4,5 km tersebut peserta melakukan “camp service” berupa pembuatan 20 papan interpretasi yang kemudian diletakkan di 20 titik yang berbeda.

            Di malam hari, peserta diberikan “coaching clinic” fotografi yang disampaikan oleh narasumber Tantyo Bangun dari Bangun Media. Dalam kesempatan ini peserta diajari untuk mengenal jenis fotografi dan pengambilan foto alam secara sederhana. Kegembiraan peserta bertambah dengan adanya pelaksanaan acara malam keakraban api unggun. Dalam kesempatan itu peserta diberikan waktu untuk mengekspresikan diri.

            Puncak acara peringatan HKAN dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2014. Acara diawali dengan upacara peringatan yang dipimpin oleh Direktur PJLKKHL, Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc, pelepasliaran satu ekor elang ular (Spilornis cheela) dan penanaman 15 pohon jenis asli. Acara peringatan ini dihadiri pula oleh para pejabat dari lingkup Kementerian Kehutanan, Direktorat PJLKKHL, serta kepala balai UPT yang terlibat (BBTNGGP, BTN Ujung Kulon, BBKSDA Jawa Barat). Rangkaian kegiatan Jambore Konservasi ditutup oleh Kepala Balai Halimun Salak dengan harapan peserta yang mengikuti kegiatan jambore ini dapat mengerti pentingnya upaya konservasi alam sehingga dapat membantu menyebarluaskan gerakan konservasi alam di Indonesia pada umumnya.

Artikel Lain Yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.